Olive Fruit

Olive Fruit

Kita berjalan jauh menuju gunung ini. Begitu jauh sehingga kita begitu lelah. Nampaknya tinggal sedikit waktu lagi, puncak gunung itu akan kita raih.

Seperti kata banyak orang, naiklah kepuncak gunung – gunung, kamu akan temukan yang kamu cari –mungkin semacam buah pohon kehidupan atau pil panacea

Puncak itu selalu kita pandangi , meski dari jauh dahulu. Kita terus menatapnya tiap pagi dan petang ketika ia terlihat. Kita telah berharap begitu banyak pada puncakgunung ini.

Sekarang, kita sudah tiba di puncak gunung ini. Tak ada apa -apa, kecuali langit yang sama kita lihat, dan dunia yang sama kita lihat. Nun jauh di seberang lembah begitu lebar, tampak lagi puncak gunung yang lain.

Dan seperti Sisipus, yang terus naik ke puncak gunung mendorong batu hukumannya, nampaknya kita tak temukan apa – apa di puncak ini. Di puncak pencarian, kita tak temukan apa- apa.

Mungkin saatnya kita mesti kembali merenung jalan yang kita tempuh, selama waktu masih tersisa untuk sebuah perjalanan terakhir. Dan jangan sampai terjadi, bahwa akhir dari perjalanan itu hanyalah Puncak yang tidak berbeda dari puncak gunung ini.

Mungkin saatnya, mempertanyakan semua yang sudah kita bangun dan tempuh. Agar bila ternyata kita harus berputar arah, waktu masih menunggu kita.